Rabu, 24 April 2019

OPINI

Rupanya, Kehadiran Makhluk Halus Sejatinya Bisa Dirasakan Semua Orang

news24xx


istimewa istimewa

RIAU1.COM -Keberadaan hantu atau makhluk tak kasat masih menjadi perdebatan hingga saat ini. Banyak orang yang mempercayai keberadaan mereka karena telah melihatnya secara langsung. Namun, ada juga yang memilih untuk tidak percaya dan menganggap bahwa hal tersebut di luar nalar manusia.


BACA JUGA : Catatan Wahyudi El Panggabean di Facebook Awal Tahun 2019 : Jangan Ajak Aku Membenci


Percaya atau tidak, kehadiran makhluk halus sejatinya bisa dirasakan semua orang. Berdasarkan pengakuan Furi Harun, salah seorang Perempuan Indigo, ada beberapa pertanda ketika seseorang untuk mendeteksi kehadiran makhluk halus.

"Biasanya ada yang nyium bau kembang melati, atau kemenyan. Ada juga yang ngerasa badannya tiba-tiba berat atau merinding," tegas Furi sebagai mana dirilis Okezone via  10 Februari 2019.

Furi mengatakan, seseorang akan lebih peka atau mudah untuk merasakan kehadiran 'mereka' saat kondisi kejiwaannya sedang terganggu, depresi, emosi tidak stabil. Bisa juga karena datang ke suatu tempat tanpa permisi, lalu tiba-tiba kemasukkan.


BACA JUGA : Catatan Wahyudi El Panggabean di Facebook Awal Tahun 2019 : Jangan Ajak Aku Membenci


"Biasanya, itu karena 'frekuensi' kita sama dengan mereka, atau kita lagi tidak fokus, capek fisik. Kalau sudah begitu, biasanya makhluk halus akan lebih mudah menempel atau menampakkan diri mereka," sebut dia.

Lebih lanjut, Furi menjelaskan, ia tidak menampik bahwa dirinya sudag sering mengalami kejadian-kejadian mistis saat sedang berada di suatu tempat.

Kepada media, Furi menceritakan sebuah kisah saat ia didatangi oleh arwah seorang 'artis Indonesia' yang ternyata ingin menitipkan pesan khusus kepada keluarganya.

 "Jadi dulu saya pernah didatangi arwah. Dia meminta tolong kepada saya agar menyampaikan kepada keluarganya untuk mengirimkan doa,"  beber Furi.

Selidik punya selidik, ternyata kamar si arwah itu masih sering dipakai oleh orang lain. Digunakan untuk mendengar musik dan bercanda hingga tertawa terbahak-bahak.

Keluarganya pun ternyata tidak pernah lagi mengirimkan doa, padahal ketika ada tamu yang datang, mereka selalu bercerita tentang pengalaman anaknya semasa hidup.

"Kalau pakai kamar orang yang sudah meninggal, sebaiknya dijaga dengan baik. Dibersihkan juga dalam arti kirimlah doa saat sholat. Untuk anggota keluarganya pun begitu, kalau bisa jangan hanya mengingat namanya saja, kirimlah doa setiap hari," tutup Furi.

R1/Toni