Rabu, 18 September 2019

OLAHRAGA

Audiensi dengan Perwakilan Supporter, Wagubri Edy Natar Sepakat Selamatkan PSPS Riau

news24xx


Wagubri, Edy Afrizal Natar Nasution menggelar audiensi dengan perwakilan supporter (foto: barkah/riau1.com) Wagubri, Edy Afrizal Natar Nasution menggelar audiensi dengan perwakilan supporter (foto: barkah/riau1.com)

RIAU1.COM - Wakil Gubernur Riau, Edy Afrizal Natar Nasution kembali membuka diri bersama-sama dengan para supporter untuk menyelamatkan PSPS Riau yang kini tengah dilanda krisis keuangan.

Namun, Edy Natar menegaskan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) tidak bisa secara langsung mmberikan bantuan dalam bentuk dana, hanya memfasilitasi antara PSPS Riau dengan perusahaan di Riau.



BACA JUGA : Ditahan Dortmund, Lionel Messi Gagal Beri Kemenangan Barcelona

Iklan Riau1

"Ayo bersama-sama kita selamatkan PSPS Riau ini, tapi dengan cara-cara yang santun," kata Edy Natar saat menggelar audiensi dengan sejumlah perwakilan massa supoorter yang mengatasnamakan Aliansi Pecinta PSPS, Senin 24 Juni 2019.

Dalam kesempatan itu pula, Juru bicara Aliansi Pecinta PSPS, Doli San David memaparkan sejumlah solusi untuk saling memberi keuntungan antara PSPS Riau dan juga perusahaan yang memberi dukungan.

Hal ini pun disambut baik Edy Natar, ia mengajak para supporter untuk bersama-sama dengan Pemprov melalui Dispora Riau untuk kembali menyusun konsep untuk diajukan kembali kepada perusahaan.



BACA JUGA : Liverpool Tumbang, Ini 4 Kejutan Hari Pertama di Liga Champions

"Besok, perwakilan supporter bersama dengan Pemprov Riau melalui Dispora menyusun kembali konsep proposal dan juga memaparkan solusi tersebut. Nantinya akan kita laporkan ke Pak Gubernur," tegasnya.

Seperti yang diketahui, seribuan massa dari Aliansi Pecinta PSPS, terdiri dari berbagai kelompok supporter, diantaranya Curva Nord 1955 Pekanbaru, Asykar Theking dan sejumlah komunitas motor menggelar aksi di Kantor Gubernur Riau.

Aksi ini merupakan buntut dari kekecewaan kelompok supporter PSPS Riau tersebut terkait carut marut manajerial dan juga krisis keuangan klub sepakbola kebanggaan masyarakat Bumi Melayu tersebut.





Loading...