Senin, 19 November 2018

NASIONAL

Inilah Kesedihan Keluarga Alfiani Pramugari Cantik Lion Air JT 610

news24xx


Pramugari Lion Air JT  610 yang ikut jadi korban dalam  musibah  (Ant)  Pramugari Lion Air JT 610 yang ikut jadi korban dalam musibah (Ant)

RIAU1.COM -Jakarta- Berdasarkan informasi keluarga, sejak bekerja menjadi pramugari di Lion Air dua bulan lalu, Alfiani belum pernah pulang ke kampung halamannya. Hal itu semakin membuat keluarganya sangat terpukul.

"Terakhir bertemu saat diterima jadi pramugari. Ia sempat pulang bertemu dengan keluarga yang juga sedang berkumpul, semua senang kalau Alfiani diterima bekerja sebagai pramugari. Ia juga meminta doa restu,"  terang paman Alfi, Suwito.

Hingga sepekan setelah pesawat Lion Air JT 610 jatuh, keadaan Alfiani belum diketahui. Meski kecil kemungkinan, keluarga masih berharap Alfiani bisa selamat. Pihak keluarga juga berharap, sosok yang dikenal baik dan pintar itu segera ditemukan.

Sementara itu, tim dari "Disaster Victim Identification" (DVI) Polda Jatim telah mengambil sampel DNA dari kedua orang tua Alfiani.

Tim tersebut mengambil sampel dengan mendatangi rumah keluarga korban yang berada di Dusun Gantrung, Desa Mojorejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Jawa Timur.

"Sampel DNA yang kami ambil ini untuk kepentingan identifikasi jenazah yang ditemukan di Jakarta," ujar anggota tim DVI Polda Jatim drg Yurika Artanti seperti dipublis antaranews.com.

Selain mengambil sampel darah, Tim DVI juga mengambil sampel kuku dan rambut kedua orang tua Alfi yang akan dicocokkan dengan DNA korban.

Tim tersebut juga meminta keterangan dari pihak keluarga tentang apapun yang ada pada tubuh Alfi dan dimungkinkan bisa menjadi ciri khas untuk mengenali korban.

Di antaranya tentang tanda lahir, bekas luka, foto terbaru, berat dan tinggi badan, serta properti lain yang biasa dipakai korban, seperti anting atau kalung.

"DNA itu data primer. Tapi selain itu kami juga menanyakan properti yang biasa digunakan sebagai data sekunder untuk membandingkan dengan data yang sudah ada," katanya.

Menurut Yurika, hasil sampel yang diambil tersebut akan dikirim ke Jakarta untuk dicocokkan dengan jenazah korban Lion Air JT 610 yang sudah ditemukan.

Berdasarkan informasi, sejauh ini tim DVI telah berhasil mengindentifikasi 14 korban Lion Air JT 610.

Pada Minggu (4/11) hingga malam hari, tim DVI Polri telah mengidentifikasi tujuh jenazah, yaitu Rohmanir Pandi Sagala, Dodi Junaidi, Muhammad Nasir, Janry Efriyanto Sianturi, Karmin, Harwinoko, dan Verian Utama.

Sebelumnya sudah ada tujuh korban yang berhasil diidentifikasi, yakni Endang Nur Sribagusnita, Wahyu Susilo, Fauzan Azima, Jannatun Cintya Dewi, Candra Kirana, Monni, dan Hizkia Jorry Saroinsong.

Rumah sakit Polri Sukanto lalu akan menyerahkan jenazah yang telah teridentifikasi kepada keluarga korban sambil terus melanjutkan proses identifikasi terhadap para korban lainnya yang total  ada 189 penumpang.

Alfi yang cantik dan pintar akan segera pulang, keluarga sudah menunggu.

R1/Toni