Minggu, 18 November 2018

NASIONAL

Dituding Dalang Dibalik Kasus Yang Mendera HRS, Ini Jawaban BIN

news24xx


Badan Intelijen Negara. Sumber gambar: internet Badan Intelijen Negara. Sumber gambar: internet

RIAU1.COM -Tudingan adanya keterlibatan Badan Intelijen Negara (BIN) dalam kasus yang menimpa Habib Rizieq Shihab (HRS) di Arab Saudi, dibantah oleh lembaga intelijen negara tersebut.

Menurut Juru Bicara Kepala BIN Wawan Hari Purwanto, pihaknya tidak pernah terlibat dalam kasus yang sempat membelit HRS di Saudi.

"BIN tidak terlibat penangkapan Habib Rizieq Shihab di Saudi sebagaimana dilansir oleh Tweeter HRS. Tuduhan BIN mengganggu HRS tidak benar. Apalagi menuduh bahwa anggota BIN menyeea rumah di dekat kontrakan HRS, memasang bendera maupun mengambil CCTV. Semua hanya pandangan sepihak," bebernya seperti dikutip dari laman Inilah, Jum'at (9/11/2018).

Ditambahkan Wawan, tudingan pemasangan bendera Tauhid di tembok juga tidak ada bukti bahwa yang memasang adalah anggota BIN, apalagi memfoto lalu melaporkan ke Polisi Arab Saudi.

"BIN justru menghendaki agar masalah cepat selesai dan tuntas, sehingga tidak berkepanjangan dan berakibat pada berkembangnya masalah baru, apalagi di luar negeri, dimana sistem hukum dan pemerintahannya berbeda," sambungnya lagi.

Seperti masif diberitakan, HRS beberapa hari lalu sempat didatangi oleh Kepolisian Arab Saudi. Kedatangan aparat keamanan itu usai adanya laporan pemasangan bendera yang diduga terkait ISIS. Setelah diperiksa, HRS pun kembali dipulangkan.

Setelah kejadian itu, pihak HRS pun menuding, ada pihak yang sengaja merekayasa pemasangan bendera. Pihak HRS pun telah melaporkan hal tersebut ke otoritas Arab Saudi dengan dugaan aksi spionase.