Rabu, 20 November 2019

NASIONAL

Ini Dia Gubernur Sumatera Pertama Di Indonesia

news24xx


Dr. Muhammad Teuku Hasan (Foto: Istimewa/Internet) Dr. Muhammad Teuku Hasan (Foto: Istimewa/Internet)

RIAU1.COM - Setelah Indonesia merdeka, pada tanggal 22 Agustus 1945 Presiden RI pertama menunjuk Dr. Muhammad Teuku Hasan menjabat sebagai Gubernur Sumatera.



BACA JUGA : UAS Ceramah tentang Integritas di Gedung KPK

Iklan Riau1

Dikutip dari tirto.id, Selasa, 21 Agustus 2019, saat itu Pulau Sumatera belum terbagi menjadi beberapa provinsi. Untuk mendukung pemimpin administrasi, maka dia ditunjuk hingga tahun 1948.

Namun saat Indonesia terguncang aksi Agresi Militer Belanda II pada akhir 1948 merembet hingga ditahannya Sukarno, Hatta. Para tokoh nasional lainnya yang berada di Sumatera, termasuk Syafruddin Prawiranegara, bergerak cepat menyelamatkan pemerintahan dari kekosongan di Bukittinggi, Sumatera Barat.

Saat itu dibentuk Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) sebagai pembuktian kepada dunia internasional bahwa Indonesia masih berdiri. Hasan menjabat sebagai Wakil Ketua PDRI sekaligus Menteri Dalam Negeri, Menteri Agama, serta Menteri Pendidikan, Pengajaran, dan Kebudayaan.

Dr. Muhammad Teuku Hasan dikenal di kampung halaman bernama Teuku Sarong alias nama kelahirannya, putra asli dari tanah rencong.

Dia lahir di Pidie tanggal 4 April 1906 dari keluarga terpandang di Aceh. Ayahnya, Teuku Bintara Pineung Ibrahim seorang Ulee Balang atau kaum bangsawan yang punya kedudukan sebagai pemimpin suatu daerah di Serambi Mekah.

Dikutip dari pahlawancenter.com, kepiawaiannya dimulai di tahun 1931 saat berangkat ke Belanda untuk belajar menuntut ilmu dibidang hukum. Pulang dari Belanda Agustus 1945 dia diangkat menjadi anggota Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) perwakilan dari Sumatera.


BACA JUGA : Ini Dia Pegawai Negeri Sipil Pertama Di Indonesia


Serta sempat ikut membahas UUD 1945 beserta pasal-pasal serta ikut memilih Presiden dan Wakil Presiden pertama. Di tahun yang sama, Hasan diangkat sebagai Wakil Pemimpin Besar Bangsa Indonesia untuk wilayah Sumatera, kemudian menjadi Gubernur Sumatera.

 





Loading...