Selasa, 23 Juli 2019

NASIONAL

Presiden Jokowi Tanda Tangan Nama Tim Pansel Pimpinan KPK Pekan Ini

news24xx


Presiden Joko Widodo (kiri) dipersilahkan oleh Ketua DPR Bambang Soesatyo (kanan) setibanya di rumah dinas ketua DPR untuk berbuka puasa bersama. Foto: Antara. Presiden Joko Widodo (kiri) dipersilahkan oleh Ketua DPR Bambang Soesatyo (kanan) setibanya di rumah dinas ketua DPR untuk berbuka puasa bersama. Foto: Antara.

RIAU1.COM -Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan akan segera menandatangani keputusan mengenai pembentukan Panitia Seleksi (Pansel) Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Banyak usulan nama yang sudah masuk untuk menjadi anggota Pansel dan tinggal diputuskan.

"Insya Allah minggu ini sudah ditandatangani. Sekarang baru digodog," kata Presiden Jokowi dilansir dari Antara, Senin (13/5/2019).

Nama-nama anggota tim pansel banyak diterima dari berbagai pihak. Nama-nama tersebut akan dilihat satu per satu.

"Kayak lima tahun yang lalu. Satu per satu kita lihat. Minggu ini kita akan tandatangani keputusannya," ujar Presiden Jokowi.



BACA JUGA : BPJS Kesehatan Diprediksi Defisit Rp28 Triliun Tahun ini

Ia menyebutkan calon anggota Pansel KPK itu ada yang dari akademisi, praktisi hukum, unsur pemerintah, dan NGO atau LSM.

Sebelumnya Ketua DPR Bambang Soesatyo setuju dengan Indonesian Corruption Watch (ICW) soal pembentukan Pansel Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Jajaran pimpinan KPK saat ini akan mengakhiri masa jabatannya pada 21 Desember 2019. Menurut Bambang, itu bukan waktu yang lama.



BACA JUGA : Alasan Nunung Konsumsi Narkoba Untuk Tambah Stamina Ternyata Benar, Tapi Dampaknya

Politikus Partai Golkar itu mengingatkan pemerintah mulai menyaring nama-nama calon pimpinan KPK. Sehingga menghasilkan 10 nama yang berkualitas untuk nanti dipilih lima oleh DPR.

Bambang mengatakan tidak ada komposisi khusus terkait susunan anggota Pansel KPK. Dia hanya meminta anggota pansel harus memiliki integritas dan kemampuan dalam memilih calon pimpinan KPK.

"Karena tentu kita harapkan pimpinan KPK ke depan benar-benar menguasai masalah-masalah hukum, etika, dan memiliki track record yang baik dan jelas," ujarnya.