Senin, 25 Maret 2019

NASIONAL

Heboh Isu Kiamat di Ponorogo, Warga Jual Harta Benda, Khofifah Minta Polda Investigasi

news24xx


Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.  Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

RIAU1.COM - Heboh isu kiamat datang sebentar lagi dan masyarakat Desa Watubongang, Badegan, Ponorogo Hijrah massal dengan menjual harta benda. 

Mereka hijrah massal ke sebuah pesantren di Malang, Jawa Timur. 

Gubernur Jatim Khofifah pun turun berkoordinasi dengan aparat. 

Seperti dikutip Riau1.com dari bisnis.com, Jumat, 15 Maret 2019, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta kepada seluruh warga Jatim agar bisa menjaga suasana tetap aman terkendali dan tetap kondusif dalam menghadapi masalah isu kiamat yang terjadi di Kabupaten Ponorogo.



BACA JUGA : Bulog Siapkan Anggaran Rp500 Miliar untuk Impor 10 Ribu Ton Bawang Putih

 

Seusai mengunjungi kantor UPT P2T Jatim, pada Kamis (14/3/2019), Khofifah menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Polda Jatim maupun Kakanwil Kementerian Agama untuk melakukan investigasi kasus pindah massal warga Desa Watubongang, Badegan, Ponorogo.

"Tadi pagi ada rapat koordinasi, besok pagi juga akan sosialisasi kembali terutama di Ponorogo jadi sebetulnya kasus ini sedang berproses dan saya sudah telepon Kakanwil Kemenag, bagaimana dan di mana mereka berpindah agar dilokalisir tempatnya," katanya.

Selain itu, Khofifah juga meminta Polda Jatim untuk melakukan investigasi terkait masalah perdata yakni terhadap rumah-rumah dan aset yang dijual oleh warga tersebut.

"Dari Polres Ponorogo juga sudah turun untuk hal-hal yang terkait dengan persoalan perdata dan lainnya, kan ada yang jual aset kemudian katanya ada yang asetnya diserahkan ke pondok, nah itu harus dilakukan investigasi apakah ada pidananya," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, puluhan warga Desa Watubongang, Kecamatan Badegan, Kabupaten Ponorogo melakukan pindah tempat tinggal massal karena alasan keyakinan.



BACA JUGA : Warga Antusias Berfoto Bersama Pak Harto dan Ibu Tien di CFD

 

Mereka menjual rumah, harta benda, ternak, serta memboyong keluarga ke Malang. Pesantren merupakan tujuan mereka.

Isu yang berkembang di masyarakat, puluhan warga Desa Watubonang yang hijrah ke Malang karena adanya doktrin mengenai kiamat yang akan datang sebentar lagi.

R1/Hee