Sabtu, 20 April 2019

NASIONAL

Batan Akan Bahas Penyebab Kekerdilan dengan Kemtan dan Kemkes

news24xx


Logo Batan (id.wikipedia.org) Logo Batan (id.wikipedia.org)

RIAU1.COM -Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) akan melakukan diskusi kelompok terarah (focus group discussion/FGD) dengan Kementerian Kesehatan (Kemkes) dan Kementerian Pertanian (Kemtan). Forum ini untuk membahas penyebab kekerdilan di Indonesia.

"Kami akan melakukan penelitian tentang penyebab kekerdilan di Indonesia dari berbagai aspek," kata Kepala Pusat Sains Teknologi Nuklir Terapan (PSTNT) Batan Jupiter Sitorus Pane dikutip dari Antara, Minggu (10/2/2019).



BACA JUGA : Pasca Pemilu, Pemerintah Buka Kran Impor 100.000 Ton Bawang Putih

Penyebab kekerdilan akan diteliti. Faktor-faktor penyebab kekerdilan akan dicari tahu mulai dari genetik, makanan, hingga lingkungan.

"Dari berbagai aspek ini, kami akan melihat dan mengamati dari mikronutrisibda dan kondisi lingkungan di daerah-daerah yang mengalami kekerdilan," sebut Jupiter.



BACA JUGA : Telkomsel Catat Kenaikan Trafik Layanan Data Tertinggi di Sumatera Barat dan Riau

Oleh karena itu, tim khusus ke Nusa Tenggara Timur (NTT) sudah dikirim untuk mengambil contoh makanan yang dimakan oleh warga terkait penelitian penyebab kekerdilan tersebut. Ada sekitar 400 contoh makanan yang dimakan warga di daerah NTT untuk diteliti lebih lanjut.

Dengan teknologi analisis nuklir, maka bisa dilihat unsur-unsur lebih jauh. Sehingga, ada unsur-unsur yang tadinya berpengaruh terhadap stunting itu mungkin akan terlihat nantinya.

"Nantinya, peniliti Batan akan membuat hipotesis sementara dari hasil penelitian tersebut," ucap Jupiter.