Sabtu, 17 Agustus 2019

MERANTI

Mekong Cup ke-16 Akan Digelar Agustus 2019

news24xx


Kepala Desa Mekong, A Rahman Kepala Desa Mekong, A Rahman

RIAU1.COM - Desa Mekong, Kecamatan Tebingtinggi Barat, Kepulauan Meranti, Riau, kembali akan menggelar turnamen sepakbola tahunan. Iven bergengsi untuk tingkat desa itu rencananya digelar pada bulan Agustus 2019.

Demikian disampaikan Kepala Desa Mekong, A Rahman S, di Selatpanjang "Agustus 2019 kita gelar turnamen sepakbola Mekong Cup ke-16," ujarnya, Rabu (17/07/2019).

Rahman mengatakan, pada saat pembukaan nantinya, panitia akan mendatangkan tim dari Dumai. Tim tamu akan bermain di partai eksebisi melawan tim dari Staf Pemerintah Kabupaten Meranti. Lalu, untuk pelaksanaan nantinya, panitia juga mengundang tim sepakbola dari beberapa kabupaten lainnya di Riau, seperti Bengkalis, Siak, Dumai, dan lainnya.



BACA JUGA : Bupati Meranti Ajak Masyarakat Teladani Perjuangan Pahlawan Dalam Upacara HUT RI Ke74



"Kemarin kami sudah ke Dumai (Tim Ostar, red) mereka siap memeriahkan pembukaan Mekong Cup ke-16. InsyaAllah Pembukaan Mekung Cup ini akan dibuka oleh Gubernur Riau dan mantan Anggota DPRD Provinsi Riau, Zulfanheri" Ujar Rahman.

Sebelumnya, Zulfanheri diketahui sudah bertemu dengan Gubernur Riau dan berbicara terkait hal ini. Zulfanheri sendiri merupakan sponsor tunggal dalam kegiatab Mekong Cup. Selain itu, dia juga menghadiri Bupati Inhu Yopi Arianto.

Turnamen sepakbola Mekong Cup di Desa Mekong sudah digelar sebanyak 15 kali berturut-turut. Di tahun 2019 ini, A Rahman memastikan mereka tak lagi menyiapkan (tim khusus). Desa Mekong hanya menurunkan anak-anak asli tempatan untuk memperkuat tuan rumah dan tidak lagi mendatangkan pemain dari luar.



BACA JUGA : Pawai Obor Meriahkan Sempena HUT RI Ke-74 di Kepulauan Meranti



"Untuk Club yang akan ikut ada sekitar 120 Club dan disisi lain turnamen ini juga menghasilkan bahkan meningkatkan ekonomi masyarakat yang berjualan dilokasi, " terangnya.

Untuk diketahui, Awalnya diberi nama Purnama Cup (diambil dari nama tim sepakbola tuan rumah, Purnama). Namun, seiring pemekaran desa, iven olahraga tahunan itu berganti menjadi Mekong Cup.

"Kita bawa nama desa agar menjadi ciri khas tersendiri. Ketika orang menyebut Mekong, maka akan ingat Mekong Cup, turnamen sepakbola tahunan," cerita A Rahman.