Kamis, 13 Desember 2018

MERANTI

Disperindagkopukm Meranti Jamin Harga dan Stok Sembako Aman

news24xx


Seorang pedagang melayani pembeli di Pasar Percontohan  Selatpanjang/elpi/mad Seorang pedagang melayani pembeli di Pasar Percontohan Selatpanjang/elpi/mad

RIAU1.COM - KEPULAUAN MERANTI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti terus melakukan upaya optimal untuk menjamin kestabilan harga dan ketersediaan sembako di Kota Selatpanjang. Sehingga kebutuhan masyarakat tetap aman dan terpenuhi. Khususnya pada akhir tahun 2018 ini.

Apalagi biasanya pada hari besar agama seperti lebaran idul fitri, imlek, natal dan tahun baru membuat harga sembako naik. Bahkan terkadang langka.

Oleh karena itu melalui Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkopukm) pengecekan dilakukan. Terutama menjelang hari besar agama Natal dan Tahun Baru nanti.

“Menjelang hari raya Natal nantinya kita akan cek pasokan beras di seluruh agen di Selatpanjang. Kita upayakan harga terkendali dan pasokannya mencukupi untuk masyarakat," ungkap Kabid Perdagangan, Ade Suhartian.

Tidak hanya beras, termasuk gula, dan jenis sembako lainnya. Sehingga nantinya kebutuhan masyarakat yang meningkat akan terjamin.

Lebih jauh, Ade mengatakan secara berkelanjutan pihaknya tetap melakukan pengecekan harga sembako disetiap pasar yang ada di Ibukota Kepulauan Meranti itu. Pengecekannya bahkan dilakukan setiap pekannya.

Dia menegaskan saat ini harga sejumlah kebutuhan pokok masyarakat masih relatif stabil."Tidak ada kenaikan. Kalaupun ada kenaikan nilainya tidak terlalu signifikan," sebutnya.

Meski begitu terdapat salah satu komoditas seperti cabe merah asal Bukittinggi mengalami kenaikan. Jika sebelumnya harganya Rp 40.000 per kilogram, saat ini menjadi Rp50.000.

“Harga cabe, bawang, dan sayur mayur sering fluktuatif. Ini dapat dimaklumi karena tergantung pasokan,” kata dia.

Monitoring Disperindagkopukm pada 3 pasar yang dilakukan yakni Pasar Percontohan, Pasar Juling, dan Pasar Imam Bonjol. Rata-rata harga sembako per November diantanya seperti beras premium Rp 12.667 per kilogram, beras medium Rp 10.000 per kilogram.

Sementara harga komoditas lainnya seperti gula pasir Rp 11.000 per kilogram, gula merah Rp 13.000 per kilogram, minyak goreng curah Rp 13.000 per kilogram, minyak goreng kemasan Rp 18.000, daging sapi Rp 130.000 per kilogram, daging ayam ras bersih Rp 28.667 per kilogram, ayam kampung Rp 50.000 per kilogram.

Kemudian telur ayam Rp1.600 per butir, cabe kering Rp 39.333 per kilogram, cabe merah bukittinggi Rp 51.667 per kilogram, kacang tanah Rp 25.167 per kilogram, bawang merah asal jawa Rp 37.333 per kilogram, sayur kol Rp 7.333 per kilogram, buncis Rp 17.333 per kilogram, wortel Rp 16.000 per kilogram, tomat Rp 13.000 per kilogram, kentang Rp 12.000 per kilogram, dan timun Rp 4.667 per kilogram. ***