Sabtu, 17 November 2018

KRIMINAL

Perang Lawan Narkoba, 3 Jenderal di Riau Hancurkan 33,51 Kilogram Sabu dan 81.213 Butir Ekstasi

news24xx


Pemusnahan Narkoba dalam jumlah besar yang digelar Polda Riau, Kamis siang (Foto: Riau1.com/Hadi) Pemusnahan Narkoba dalam jumlah besar yang digelar Polda Riau, Kamis siang (Foto: Riau1.com/Hadi)

RIAU1.COM -Kapolda Riau Irjen Widodo Eko Prihastopo, Kabinda Marsma Rahman Haryadi dan Danlanud Roesmin Nurjadin Marsma Ronny Irianto Moningka, Kamis (8/11/2018) siang, turun langsung melakukan pemusnahan barang bukti Narkoba hasil tangkapan kepolisian di Riau.

Barang bukti Narkoba yang dimusnahkan ini cukup fantastis, berjumlah 33,51 Kilogram jenis Sabu dan 81.213 butir Ekstasi. Sebagian kecilnya disisakan untuk uji laboratorium dan barang bukti di persidangan. Pemusnahan digelar di halaman Mapolda Riau.

Sabu dan Ekstasi yang ditaksir bernilai puluhan Miliar Rupiah tersebut dimusnahkan dengan cara diblender serta dilarutkan dengan air yang dicampur zat pembersih lantai. Hasil pengecekan BBPOM, Narkoba tersebut semuanya berkualitas nomor wahid.

Narkoba tersebut disita pihak berwajib dari tangan empat tersangka, masing-masing berinisial FZ alias Onki, RA alias Romi, MK alias Dafi serta MS alias Salim. Dua pelaku dibekuk saat hendak terbang melalui Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru.

Begitu banyaknya barang bukti Narkoba yang disita ini tentunya menggambarkan, bahwa Provinsi Riau menjadi jalur 'favorit' para pengedar hingga bandar dalam melancarkan bisnis haramnya itu. "Riau sampai kini masih cukup tinggi peredaran Narkobanya," ungkap Irjen Widodo Eko.

Ia pun meminta kerjasama semua pihak terkait, mulai dari pemerintah hingga TNI serta lapisan masyarakat untuk berperan aktif dalam memerangi peredaran gelap Narkotika di Provinsi Riau. Beralasan, lantaran dapat mengancam generasi muda.

"Angka penyalahgunaan narkoba di Riau tinggi. Kami mengajak segenap unsur terkait, karena pemberantasan Narkoba bukan hanya tanggung jawab polisi, namun segenap komponen bangsa," ucap Kapolda Riau.

"Termasuk para pendidik, ormas, dan lainnya. Diharapkan ke depan, kegiatan-kegiatan berkaitan dengan masalah pemberantasan Narkoba dapat ditingkatkan. Ancamannya adalah generasi muda kita.

Generasi muda kita, saya baca miris, sampai menggunakan pembalut wanita, direbus. Itu daerah lain. Agar fly. Ngelem agar halusinasi. Riau cukup tinggi peredarannya, apalagi karena kita dekat dengan selat Malaka dan itu berpotensi," pertegasnya.

Pada pemusnahan itu, juga dihadiri perwakilan dari Korem 031 Wirabima, sejumlah dinas terkait, BBPOM, perwakilan DPRD Riau, BNN Provinsi Riau dan lainnya. Lantaran begitu banyaknya Narkoba yang dimusnahkan, hingga memakan waktu satu jam lebih.

Tampak Kapolda Riau, Kabinda dan Danlanud memimpin pemusnahan secara simbolis, dengan memblender Ekstasi dan melarutkan Sabu dengan air yang dicampur pembesih lantai.