Minggu, 22 September 2019

KRIMINAL

Jasad Diduga Korban Pembunuhan Ditemukan di Belakang Kantor Walikota Pekanbaru

news24xx


Kepolisian saat mengidentifikasi jasad Bejan. Kepolisian saat mengidentifikasi jasad Bejan.

RIAU1.COM -Sesosok jasad dalam kondisi sulit dikenali karena telah berhari-hari ditemukan di perkebunan sawit di Jalan Badak, tepatnya belakang kantor Walikota Pekanbaru, Riau. Dugaan awal, mayat itu merupakan korban pembunuhan.

Identitas jasad yang belakangan diketahui bernama Bejan, berusia 49 tahun ini ditemukan pada Selasa 20 Agustus 2019 petang kemarin. Saat ditemukan, kondisinya dalam posisi tekungkup dekat jalan tanah, beberapa meter dari semak belukar.

Kanit Reskrim Polsek Tenayan Raya Iptu EJ Manulang, Rabu 21 Agustus 2019 siang menjelaskan, hasil otopsi pihak rumah sakit mengindikasikan kalau Bejan tewas akibat mengalami kekerasan, atau berkemungkinan dibunuh. Pihaknya pun kini melakukan penyelidikan.



BACA JUGA : Ingin Kaya Raya, Pasangan Kumpul Kebo Ini Jadikan Asih Sebagai Tumbal

Iklan Riau1

"Perkiraan dokter, sudah meninggal dunia sekitar empat sampai lima hari (sebelum ditemukan, red). Dugaan sementara dibunuh," jawabnya melalui sambungan telepon.

Sebelum jasad Bejan ditemukan, pihak keluarga sempat melapor ke Mapolsek Tenayan Raya beberapa hari lalu, lantaran korban tidak pulang-pulang. Adapun kesehariannya, pria paruh baya itu bekerja di kebun sawit, belakang perkantoran Walikota Pekanbaru.

Adapun jasad Bejan ditemukan pertama sekali oleh warga yang kebetulan melintas di lokasi tersebut, tepatnya di akses jalan masuk ke kebun sawit.



BACA JUGA : Uang Hingga Pakaian Dalam Via Vallen Raib Dicuri Pembantu

Selain mengumpulkan keterangan saksi, pihak kepolisian turut mengamankan beberapa barang dan benda yang ditemukan di sekitar jasad Bejan. "Kita masih dalami kasus ini," pungkasnya.

Kata EJ Manullang, korban ini baru setahun bekerja sebagai pengurus kebun sawit, dan ia tinggal di bedeng yang disediakan di sana. Pihaknya pun tengah melakukan penelusuran untuk mengungkap peristiwa di balik kematian korban.





Loading...