Sabtu, 21 September 2019

KRIMINAL

Pimpinan Ponpes di Cianjur Sempat Diajak Berbuka Puasa Sebelum Diamankan Densus 88

news24xx


Ilustrasi garis polisi. Foto: Detik.com. Ilustrasi garis polisi. Foto: Detik.com.

RIAU1.COM -Densus 88 anti teror mengamankan Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) At -taqwa di Kelurahan Cikidang, Kabupaten Cianjur. Ustaz Umar Burhanudin diamankan karena diduga terlibat pada aksi kerusuhan 22 Mei lalu.

"Betul (kabar diamankan), untuk lengkapnya ke Kasatreskrim saja," kata Kapolres Cianjur AKBP Soliyah melalui aplikasi pesan singkat dikutip dari Detik.com, Senin (27/5/2019) pagi.

Kabar tersebut juga dibenarkan oleh pengelola Ponpes At-taqwa Sobihin. Selain membenarkan status Ustaz Umar berstatus selaku pemimpin Ponpes, Sobihin juga membenarkan kabar penangkapan oleh Densus 88.



BACA JUGA : Miliki 1 kilogram Sabu, Seorang Oknum Anggota Polres Bengkalis Diringkus

Iklan Riau1

"Diamankan Jumat (24/5/2018) malam di sekitar Ponpes oleh anggota Densus," ungkap Sobihin kepada wartawan.

Ustaz Umar diamankan untuk dimintai keterangan terkait keterlibatan dua santri At-taqwa yang ditangkap oleh Brimob saat kerusuhan di Petamburan, Jakarta 22 Mei lalu.



BACA JUGA : Hidupi 2 Anak jadi Alasan Oknum Wartawan Asal Bengkalis ini Nyambi Kurir Narkoba dengan Upah Rp150 juta

"Ustaz sempat diajak makan oleh personel Densus di sekitar Cianjur untuk berbuka puasa. Saat itu, beliau didampingi pengacara dan keluarganya ke Jakarta," lanjutnya.

Ustaz Umar akan dimintai keterangan seputar amplop yang didapat dari dua santri yang diduga terlibat kerusuhan 22 Mei. Informasinya amplop tersebut digunakan untuk membayar massa aksi.

"Kepolisian menemukan amplop milik Ustaz Umar. Namun itu untuk para santri yang selalu menjadi imam tarawih namun terbawa ke Jakarta oleh kedua santri tersebut, bukan untuk membiayai aksi 22 Mei kemarin," pungkasnya.





Loading...
DN06 | space iklan baca