Rabu, 20 Februari 2019

KAMPAR

Pulang Malam Biasa-biasa Saja, Subuhnya Pria di Kampar Ditemukan Istri Dalam Kondisi Tragis

news24xx


Ilustrasi Ilustrasi

RIAU1.COM -Seorang pria bernama Ibnu Hidayat ditemukan tak bernyawa dengan tragis di rumahnya, Perum Surya Mandiri Jalan Teropong Desa Kubang Jaya Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar - Riau pada Rabu (9/1/2019) pagi.

Pria berusia 27 tahun yang kesehariannya bekerja sebagai pengemudi angkutan barang itu pertama kali ditemukan oleh istrinya di ruang tengah rumahnya saat akan melaksanakan Salat Subuh, dalam kondisi tergantung.

Tak ayal, sang istri pun histeris. Pihak keluarga yang mengetahui kejadian ini langsung mengabarkannya ke Ketua RT serta warga perumahan Surya Mandiri, kemudian pada pagi harinya warga memberitahukan kejadian ini ke Polsek Siak Hulu.



BACA JUGA : Abdulah Tenggalam dan Meninggal Satu Hari Usai Rayakan Ulang Tahun Bersama Keluarga

Atas informasi ini Kapolsek Siak Hulu Kompol Arvin Hariyadi SIK melalui Panit Reskrimnya Iptu Marupa Sibarani beserta anggotanya datang ke lokasi kejadian guna memastikan informasi tersebut.

Saat polisi tiba di rumah Ibnu, jenazahnya sedang dikafani. Pihak keluarga antara lain istri serta saudara kandung korban juga menolak dilakukan otopsi terhadap jasad almarhum, dengan alasan telah mengikhlaskan kematiannya.

Dari keterangan sejumlah saksi yang ditanyai aparat, tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh Ibnu, sehingga pihak keluarga yakin kematiannya murni karena bunuh diri.



BACA JUGA : Bocah Usia 2 Tahun Tewas Tenggelam Kolam Dipelimbahan Dekat Rumah


Panit Reskrim Iptu Marupa Sibarani SH menuturkan, berdasarkan keterangan istri Ibnu, bahwa sang suami pulang ke rumah pada malam hari. Setelah menjumpai istri dan anaknya lalu ia istirahat di ruang tengah sambil nonton TV, sementara istrinya tidur duluan di kamar.

Menjelang subuh wanita berusia 27 tahun itu terbangun untuk mengerjakan salat, namun saat tak melihat suaminya di kamar. Setelah dicari, Ibnu justru ditemukan dalam kondisi sudah tewas karena gantung diri.

Pihak keluarga juga tidak mengetahui penyebab hingga Ibnu nekat mengakhiri hidupnya, karena kesehariannya dikenal tertutup dan jarang menceritakan permasalahannya kepada keluarga.