Minggu, 16 Desember 2018

KAMPAR

12 Pejabat Desa Indra Sakti Diduga Terlibat Penyalahgunaan Dana Bumdes

news24xx


ilustrasi ilustrasi

RIAU1.COM -Kampar- Sejumlah penjabat di Desa Indra Sakti, Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar diduga terlibat dalam penyalahgunaan Dana Bumdes.

Informasi yang diperoleh riau1.com, dana yang mereka libas senilai 45 Juta.


BACA JUGA : Wabub Kampar Bersama Forkopimda dan Kepala OPD Salurkan Bantuan Korban Banjir


Dimana hingga saat ini informasinya dana Badan Usaha Milik Desa ( Bumdes) itu belum juga dikembalikan secara utuh.

" Memang benar uang 45 Juta itu kami pakai, itu sejumlah 12 orang bukan saya saja," kata Anggota BPD Desa Indra Sakti Sumanto saat dihubungi riau1.com, Jumat (7/12/18) tadi

Terkait dengan penyalahgunaan anggaran  bumdes ini, Kepala Desa Indra Sakti  yang diduga juga terlibat dalam penggunaan dana bumdes ini menyalahkan bahwa itu kebijakan Ketua Bumdes.

" Uang itu memang benar
 digunakan, tapi yang bertanggungjawab atas peminjaman itu adalah Ketua Bumdes dan BPD," kata Kades.


BACA JUGA : Babinsa dan Bhabinkamtibmas Teratak Buluh Bantu Korban Banjir


Kemudian riau1.com coba konfirmasi kepada ketua Bumdes malalui telpone solulernya mengatakan benar mereka telah mengenakan uang bumdes " Sebagian sudah dibayar bunganya. Dan ini tanggungjawan BPD,"  ucap Ketua Bumdes berkilah.

Hingga berita ini dinaikan belum ada satupun yang mengaku bertanggungjawab pemulangan uang bumdes yang mana seharusnya digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di desa tersebut.

Menurut infomasi dana bumdes ini sudah digunakan semenjak Tahun 2017 kemarin. Dalam belum ada penyicilan. Diduga pihak penjabat di desa itu malakukan korupsi dana Bumdes secara berjamaah.

R1/Toni