Kamis, 24 Januari 2019

HUKUM

Hamili Bocah Usia 16 Tahun Remaja Asal Karya Nyata Masuk Bui

news24xx


Tersangka pencabulan terhadap anak dibawah umur hingga hamil saat diamankan oleh Unit Reskrim Polsek Bangkinang Barat (ist) Tersangka pencabulan terhadap anak dibawah umur hingga hamil saat diamankan oleh Unit Reskrim Polsek Bangkinang Barat (ist)

RIAU1.COM -Kampar-  Seorang remaja bernisial EM warga Dusun Karya Nyata Desa Siabu Kecamatan Salo Kabupaten Kampar harus meringkuk dibalik jeruji besi Mapolsek Bangkinang Barat. Pria  berusia 20 Tahun itu menghamili kekasihnya yang masih berusia 16 Tahun.


BACA JUGA : Kunjungan ke Polresta Pekanbaru, Ketua Bhayangkari Riau Bernostalgia Hingga Serukan Gerakan Tanpa Plastik dan Bijak Bermedsos


Kejadian ini terungkap setelah  orangtua korban bernisial PO (34) mendapatkan kabar bahwa putrinya hamil dan berada dirumah tersangka. Dan untuk memastikan keberadaan putrinya itu PO langsung meluncur kerumahnya tersangka.

Benar saja, PO temukan TN (putrinya) dalam keadaan takut. Dan saat itu PO menanyakan kepada TN tentang isu kehamilannya. Dengan  rasa takut TN mengakui benar ia sedang hamil dan pemilik cabang bayi yang dikandungnya itu adalah pacarnya EM.

Rasa gemuruh hati orangtua korban, tidak banyak tanya PO langsung membawa putrinya pulang, tidak senang hati dilanjutkan perkaranya kepada kepolisian. Menerima laporan dari PO, petugas kepolisian melakukan penyelidikan dan menangkpa EM dirumanya tanpa perlawanan.


BACA JUGA : Anies Baswedan Ucapkan Selamat Atas Keluarnya Ahok dari Penjara Mako Brimob


" Setelah mendapatkan bukti-bukti permulaan yang cukup serta memastikan keberadaan pelaku, pada Rabu siang (2/1/2019) saya (kapolsek) langsung memimpin penangkapan pelaku dirumah orangtuanya di Desa Siabu Kecamatan Salo" ungkap Kapolres Kampar AKBP Andri Ananta Yudhistira SIK MH melalui Kapolsek Bangkinang Barat Iptu Ikwan Widarmono, Kamis tadi.

Untuk saat ini sambungnya, pelaku sudah diamankan di Polsek Bangkinang Barat untuk menjalani proses hukum lebih lanjut " Perbuatan tersangka dijerat dengan undang-undang perlindungan anak," pungkas dia.

R1/Toni