Rabu, 16 Oktober 2019

HUKUM

Imparsial Ungkap Revisi UU KPK Cacat Formil dan Tidak Masuk Prolegnas 2019

news24xx


Ilustrasi Revisi UU KPK.  Ilustrasi Revisi UU KPK.

RIAU1.COM - Revisi UU KPK dinilai cacat formil dan tidak termasuk dalam prioritas Prolegnas 2019.

Lembaga swadaya masyarakat yang membidangi pengawasan hak asasi manusia, Imparsial menilai revisi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang baru disahkan DPR cacat formil.

Direktur Imparsial Al Araf mengatakan proses revisi UU KPK bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang pembentukan perundang-undangan.



BACA JUGA : Dugaan Pelanggaran Bawa Senpi Saat Demo, 6 Anggota Polres Kendari Segera Disidang Disiplin

Iklan Riau1
 

"Revisi UU KPK cacat formil karena dilakukan tanpa proses yang partisipatif dan tidak termasuk dalam prolegnas prioritas tahun 2019," ujar Al Araf dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (20/9/2019), seperti dilansir bisnis.com. 

Menurut dia, pembahasan revisi UU KPK cenderung dilakukan secara tergesa-gesa. Padahal, kata dia, prinsip utama dalam pembuatan perundang-undangan harus dilakukan secara transparan dan partisipasif.

Al Araf menilai secara substansi UU KPK berpotensi melemahkan upaya pemberantasan korupsi yang sudah berjalan.

"Oleh karena itu, kami mendesak Presiden untuk segera menerbitkan Perppu (peraturan pemerintah pengganti Undang-undang) KPK sebagai upaya penyelamatan masa depan pemberantasan korupsi," kata dia.



BACA JUGA : KPK Kebut OTT 2 Kepala Daerah Sebelum UU Hasil Revisi Berlaku Besok

 

Menurut dia, upaya menerbitkan Perppu KPK sangat mungkin dilakukan karena telah ada preseden hukum, ketika pada 2014 pemerintah menerbitkan Perppu tentang Pilkada yang membatalkan UU Pilkada yang sudah disahkan DPR karena mendapat penolakan dari masyarakat.

"Perppu KPK tersebut harus membatalkan UU KPK yang baru disahkan oleh DPR dan mengembalikan pengaturan tentang lembaga antirasuah tersebut kepada aturan hukum sebelumnya," tambah Al Araf.

R1/Hee 





Loading...