Senin, 19 November 2018

GAYA-HIDUP

Hujan-Hujanan Berbahaya Bagi Kesehatan, Benarkah Demikian? Berikut Faktanya

news24xx


Ilustrasi Ilustrasi

RIAU1.COM - Saat masih kecil, rasanya sangat menyenangkan jika melihat hujan turun. Apalagi jika bisa bermain hujan-hujanan bersama teman sepermainan. Namun sayangnya, orangtua tidak selalu mengizinkan jika kita ingin bermain keluar saat hujan tiba. Alasannya bisa sakit kepala jika bermain hujan. Namun, benarkah setelah hujan-hujanan bisa sebabkan sakit kepala? Mengutip dari laman GoDok.com, berikut penjelasannya.

1. Hujan dan Sakit Kepala

Ternyata, sakit kepala karena ‘hujan-hujanan’ bukanlah sekedar mitos belaka. Faktanya, seperti yang dikutip dari Menshealth, guyuran air hujan akan membuat suhu tubuh lebih dingin, terutama area kepala. Hal inilah yang kemudian dicurigai sebagai pemicu timbulnya sakit kepala sebab tubuh akan mengeluarkan energi lebih besar demi mengurangi rasa dingin.

2. Hujan dan Flu

Alasan lain mengapa ‘hujan-hujanan’ sudah sepatutnya dihindari, baik oleh anak-anak maupun orang dewasa, adalah karena dinginnya guyuran air hujan terbukti dapat memicu timbulnya beragam penyakit, seperti batuk dan flu. Ini sejalan dengan pernyataan dr. Jason Chia, Konsultan Dokter Olahraga dari Changi Sports Medicine Centre dan Singapore Sports Medicine Centre, yang menyimpulkan bahwa dinginnya air hujan tidak hanya dapat memicu penyempitan pembuluh darah di lapisan hidung dan tenggorokan, namun juga dapat melemahkan sistem imun sebab suhu tubuh berubah secara drastis. Dampaknya, tubuh akan lebih rentan terkena flu dan batuk.

3. Hujan Gerimis vs Hujan Deras

Beberapa ahli percaya bahwa hujan gerimis lebih berpotensi menyebabkan pusing serta infeksi penyakit akibat bakteri dan virus. Alasannya, ketika hujan deras, senyawa asam yang turut terbawa dalam awan akan disebar seiring dengan turunnya guyuran air. Lain halnya dengan hujan gerimis. Karena rendahnya volume air yang turun, senyawa asam akan lebih terkonsentrasi dalam setiap tetes hujan sehingga lebih mudah masuk ke dalam tubuh dan memicu timbulnya infeksi penyakit.

4. Bahaya Hujan Pertama

Hujan yang pertama kali tercurah setelah berakhirnya musim kemarau dipercaya mengandung banyak polutan dan logam berat yang berbahaya bagi kesehatan. Senyawa, seperti timbal dan karbon monoksida, yang berasal dari polusi kendaraan dan asap buangan pabrik akan terkonsentrasi di awan, hingga akhirnya dicurahkan dalam bentuk hujan. Singkatnya, semakin tinggi tingkat polusi suatu kota, maka semakin berbahaya juga hujan pertamanya.

Itulah beberapa fakta mengenai hujan. Jadi, sebisa mungkin, hindari kebiasaan hujan-hujanan dari sekarang ya. Karena mencegah lebih baik daripada mengobati. Semoga bermanfaat!

 

Sumber:GoDok.com