Selasa, 19 November 2019

GAYA-HIDUP

Tak Selalu Buruk, Ini Manfaatnya Jika Kamu Marah

news24xx


Ilustrasi Ilustrasi

RIAU1.COM - Pelampiasan emosi seseorang sering kali diungkapkan dengan kemarahan. Banyak orang berpikir bahwa marah memberikan dampak buruk terhadap kesehatan dan menyebarkan hal negatif.

Padahal tidak selalu begitu. Pelampiasan emosi tersebut bisa menjadi sesuatu yang lebih bahkan memiliki dampak positif bagi kesehatan. Berikut beberapa manfaat marah.

1. Marah membuat kita bicara lebih jelas

Banyak orang biasanya menyaring kata-kata yang akan dikomunikasikan dengan orang lain sehingga kata-kata tersebut tidak menyinggung. Akibatnya, maksud yang ingin disampaikan menjadi tidak jelas. Namun, marah membuat seseorang melupakan itu dan mengatakan apa yang dirasakan dengan jujur.

2. Marah membuat seseorang mampu bernegosiasi

Awal tahun ini, para peneliti dari Rice University menemukan bahwa orang-orang yang marah dengan intensitas moderat lebih mampu menegosiasikan keinginannya daripada mereka yang sangat marah atau hanya sedikit marah.



BACA JUGA : Tanpa Disadari, 4 Kebiasaan Kaum Wanita Ini Ternyata Mengundang Maut

Iklan Riau1


Para peneliti meyakini bahwa orang-orang yang marah dengan intensitas moderat lebih dipandang sebagai figur yang kuat. Sedangkan orang-orang yang mengekspresikan kemarahannya secara ekstrim dipandang tidak pantas.

3. Kemarahan memunculkan motivasi

Kemarahan bisa membuat seseorang termotivasi, baik memulai proyek baru atau membuat perubahan karena perasaan tersebut bak bahan bakar untuk motivasi.



BACA JUGA : Meski Nikmat, Sarapan Bubur Ayam Justru Tidak Baik Bagi Penderita Diabetes



4. Kemarahan bersifat melegakan

Meskipun kita kerap mengaitkan agresi dengan kemarahan, dua hal tersebut sebetulnya tidak seterkait seperti apa yang kita pikirkan.

Sebab, saat marah kita biasanya merasa memegang kontrol atau seperti mendapatkan kekuatan atas sesuatu.

Namun, sebelum melepaskan kemarahanmu pada kerabat sekitar, ingatlah bahwa intensitas marah yang baik adalah intensitas moderat.

Meski demikian, bahwa orang-orang merasa lebih bahagia, setelah marah. Sebab mereka optimis dan lega setelah lepas dalam sebuah argumen saat kondisi marah.
 





Loading...