Senin, 20 Mei 2019

GAYA-HIDUP

Cegah Penularan Virus Monkeypox, Diskes Batam Screening Orang dari Singapura

news24xx


Ini bentuk virus cacar monyet pada manusia.  Ini bentuk virus cacar monyet pada manusia.

RIAU1.COM - Virus Monkeypox atau virus cacar monyet sudah sampai di Singapura. Virus itu dibawa oleh seorang warga Afrika yang baru datang ke Singapura. 

Kabarnya , sehari sebelum berangkat, warga Afrika itu usai makan daging di sebuah pesta pernikahan di kampung nya Afrika. 

Diduga dari daging yang dimakannya itu dia tertular virus cacar monyet. 

Untuk itu, Tim Dinas Kesehatan Kota Batam, Kepulauan Riau, melakukan pencegahan penyakit menular tersebut. 

Diskes Batam melakukan Screening terhadap orang orang yang baru datang dari Singapura, di pintu masuk pelabuhan dan Bandara. 

Karena Batam dan Singapura jarak nya sangat dekat, hanya 30 menit pakai speedboat. Orang Indonesia sering bolak balik ke Singapura lewat Batam. Begitu pula sebaliknya, orang Singapura setiap hari bolak balik ke Batam. 



BACA JUGA : Selain Kurma, Tiga Jenis Buah Ini Juga Baik Dikonsumsi Saat Berbuka Puasa

 

Sementara itu, Menteri Kesehatan Nila F Moeloek mengimbau masyarakat untuk senantiasa menjaga kebersihan dan daya tahan tubuh agar terhindar dari tertular virus cacar monyet atau monkeypox.

"Masyarakat kami imbau, lingkungan memegang peranan yang penting karena itu cuci tangan atau kita hindari kontak dengan hewan yang terinfeksi. Kalau megang binatang bisa pakai sarung tangan, serta melakukan perlilaku hidup bersih dan sehat," ujar Nila di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (14/5/2019), seperti dilansir bisnis.com. 

Dia menjelaskan, virus cacar monyet ditularkan dari hewan yang terinfeksi ke manusia melalui darah, luka pada kulit, atau cairan tubuh. Penularan dari manusia ke manusia jarang terjadi.

Sementara itu, kejadian kematian karena penyakit ini mencapai 10 persen dan mayoritas terjadi pada anak-anak.

Awalnya, virus ini ditemukan di Afrika Barat, seperti negara Nigeria, Kongo, Pantai Gading, dan Liberia.

Namun baru-baru ini, cacar monyet ditemukan di Singapura. Pada 9 Mei 2019, otoritas Singapura mengumumkan temuan kasus cacar monyet di wilayahnya.

Oleh karena itu, Kemenkes telah melakukan antisipasi pencegahan penularan penyakit tersebut dengan memperketat pemeriksaan di pintu masuk negara.

"Kantor kesehatan pelabuhan Batam yang menjadi pintu masuk utama sudah bergerak untuk melakukan screening terhadap orang yang datang dari Singapura," kata Nila.



BACA JUGA : Keamanan Aplikasi Pesan WhatsApp Sedang Bermasalah, Gampang Disusupi Hacker

 

Adapun gejala infeksi virus cacar monyet hampir serupa dengan penyakit lainnya, seperti cacar air.

Gejala yang muncul ketika terinfeksi monkeypox antara lain demam, sakit kepala, nyeri otot, serta pembesaran kelenjar getah bening dan ruam kulit dalam waktu kurang lebih 1-3 minggu setelah terinfeksi.

R1/Hee