Sabtu, 21 September 2019

BISNIS

Beredar di Medsos Video Kilang Minyak RU V Terbakar, Ini Penjelasan Pertamina

news24xx


Vice President Corporate Communication PT Pertamina, Fajriyah Usman kepada pers, Kamis.  Vice President Corporate Communication PT Pertamina, Fajriyah Usman kepada pers, Kamis.

RIAU1.COM - Videonya sempat beredar di Medsos. Kilang minyak RU V Pertamina di Balikpapan, Kalimantan Timur terbakar.

Namun untunglah tidak memakan korban jiwa. 

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fajriyah Usman memastikan tidak ada korban jiwa akibat kebakaran di salah satu lokasi Kilang RU V Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis pagi.



BACA JUGA : Perum Bulog Harus Berutang untuk Pengadaan Sejumlah Komoditas

Iklan Riau1
 

"Tidak ada korban jiwa untuk hal ini dan sudah ditangani oleh teman-teman RU V Balikpapan," kata Fajriyah saat ditemui di Kantor Pusat Pertamina Jakarta, Kamis, 15 Agustus 2019, seperti dilansir Antara. 

Fajriyah membenarkan bahwa kebakaran telah terjadi pada Kamis sekitar pukul 09.30 Wita di salah satu fasilitas area Kilang RU V Balikpapan, namun kebakaran tidak terjadi di area fasilitas utama.

Saat ini, lanjutnya, api sudah berhasil dipadamkan setelah Pertamina RU V mengerahkan empat unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit trailer foam.

Penanganan setelah kebakaran masih terus dilakukan oleh tim internal Pertamina.

"Kebakarannya sudah padam dan sekarang masih dalam proses pendinginan," kata Fajriyah.

Fajriyah juga menyebutkan bahwa hingga kini operasi Kilang Balikpapan berjalan secara normal.

Adapun penyebab kebakaran masih menunggu hasil investigasi oleh tim Pertamina.



BACA JUGA : Penjualan Mobil Melambat, BI Keluarkan Kebijakan Pelonggaran Uang Muka Kredit

 

"Operasional di kilang juga masih berjalan. Estimasi kerugian dan sebagainya, kami masih melakukan investigasi penyebabnya apa," katanya.

Sebelumnya, beredar video kebakaran di area Kilang RU V Balikpapan milik PT Pertamina (Persero). Asap hitam yang tebal tampak membumbung tinggi di area tersebut.

R1/Hee 





Loading...