Jumat, 23 Agustus 2019

BISNIS

Teken Kontrak, Indonesia Tingkatkan Ekspor Sarang Burung Walet ke China

news24xx


Ilustrasi sarang burung walet.  Ilustrasi sarang burung walet.

RIAU1.COM - Ini kabar gembira bagi pengusaha sarang burung walet. Pasalnya, Indonesia akan meningkatkan ekspor sarang burung walet ke China. 

Seperti dilansir Antara, Minggu, 21 Juli 2019, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengungkapkan bahwa ekspor sarang burung walet dari Indonesia ke China memiliki nilai yang sangat tinggi.

Sehingga diharapkan meningkatkan ekspor produk Indonesia ke negara itu.



BACA JUGA : Indonesia Stop Beli Airbus Jika Hambat Sawit Dan Turunan Masuk Pasar Eropa

 

“Per kilogram (kg) saja bisa Rp28 juta. Bayangkan kalau 100 ton, nilainya sudah besar. Barangnya tidak besar, tapi nilainya besar,” kata Mendag ditemui usai menggelar pertemuan dengan pengusaha Indonesia di China yang tergabung dalam Indonesia Chamber of Commerce (Inacham) di Shanghai, Sabtu malam.

Enggar berharap produk yang menjadi primadona di pasar China ini dapat terus ditingkatkan kuantitasnya, sehingga dapat meningkatkan ekspor Indonesia yang akan berpengaruh terhadap mengecilnya defisit neraca perdagangan Indonesia terhadap China.

Diketahui, perusahaan Indonesia PT Tong Heng Investment Indonesia dan dua perusahaan asal China Quanzhou Yuyan Family Biotechnology Co Ltd (Bird Nest Diary) Xiamen Fuen Imp & Exp Co Ltd baru saja melakukan penandatanganan kontrak ekspor sarang burung walet.

Komoditas ini dianggap memiliki khasiat tertentu yang menjadi kepercayaan masyarakat China.

Hal ini menjadi salah satu peluang meningkatkan ekspor sarang burung walet Indonesia ke pasar China.

Untuk masuk ke pasar China, produk sarang burung walet Indonesia harus melalui protokol persyaratan kebersihan, karantina, dan pemeriksaan untuk importasi oleh otoritas China.



BACA JUGA : Rabbani Sabet Tiga Award Top Brand 2019 Sekaligus

 

Selain itu, diperlukan sertifikasi Certification and Accreditation Administration of the People's Republic of China (CNCA).

Hingga saat ini sebanyak 21 di perusahaan Indonesia telah mendapat sertifikasi tersebut sehingga dapat melakukan ekspor ke China.

PT Tong Heng Invesment Indonesia adalah salah satu perusahaan investasi asing di Indonesia yang telah mendapatkan sertifikasi tersebut.

R1/Hee