Minggu, 16 Desember 2018

BENGKALIS

Waw, Per 21 Desember Nunggak Sebulan, Listrik Pelanggan Siap-siap Kena Putus

news24xx


Ilustrasi/elpi Ilustrasi/elpi

RIAU1.COM - BENGKALIS - Bagi para pelanggan yang melakukan penunggakan listrik yang dinilai sudah jatuh tempo pada akhir tahun ini di wilayah Unit Layanan Pelanggan (ULP) Bengkalis terpaksa akan diputus dan diganti dengan sistem pembayaran dari pasca bayar ke prabayar.

Hal tersebut terhitung akhir Desember 2018 ini, PLN ULP Bengkalis akan menagih rekening listrik yang tertunggak sekaligus melakukan pemutusan. Baik itu rekening Desember maupun rekening sebelum bulan Desember.

Diungkapkan Hasdedy menejer PLN Rayon Bengkalis, kepada sejumlah wartawan menyampaikan bahwa, terhitung tanggal 21 Desember mendatang, pihak PLN akan mulai melakukan pemutusan bagi pelanggan yang belum melakukan pembayaran rekening listrik.

"Setelah dilakukan pemutusan, PLN akan mengalihkan sistem pembayaran ke pra bayar atau token. Jadi kembali kami beritahukan kepada seluruh pelanggan ULP Bengkalis, agar segera melakukan pembayaran sebelum tanggal 21 Desember ini," ungkap Hasdedy, Selasa 4 Desember 2018.

Diutarakan Hasdedy, untuk mekanisme penagihan dan sanksi pencabutan hingga pengalihan sistem pembayaran bagi pelanggan yang tidak membayar tagihan hingga batas waktu itu. Pertama petugas PLN akan memutus aliran listrik  rumah.

Dan apabila pelanggan membayar lunas, kemudian kembali menjadi pelanggan, namun bukan lagi sistem pasca bayar akan tetapi menjadi pembayaran dengan sistem prabayar.

"Mulai 21 Desember nanti kita akan mencabut aliran pelanggan bagi yang belum melunasi tagihan rekening listriknya. Kebijakan ini akan berlaku terus di tahun 2019 mendatang,"tegasnya.

Dari data PLN ULP Bengkalis, bahwa jumlah pelanggan yang menunggak bayar listrik per tanggal 21 November sekitar 5.000-an pelanggan. Dari ribuan pelanggan ini akan di eksekusi langsung dengan cara diputus.

"Dan setelah dibayar otomatis akan beralih ke sistem pembayaran pra bayar. Atas kebijakan dan keputusan ini, PLN mohon maaf kepada pelanggan karena ketidaknyamanan itu. Dan PLN sangat berterima kasih kepada pelanggan yang sudah membayar tagihan yang konsisten tepat pada waktunya," ujarnya.

Akhir tahun 2018, PLN akan merubah sistem pembayaran bagi penunggak rekening listrik menjadi pelanggan pra bayar. Sistem cara tersebut, agar untuk menghindari pelanggan di bulan-bulan berikutnya dan kembali melakukan penunggakan pembayaran.

"Dengan cara ini, kita mencoba untuk mencari solusi kepada pelanggan agar dengan peralihan ke pra bayar, lebih bisa berhemat menggunakan listrik sesuai kemampuan keuangan,"ujarnya lagi.***