Minggu, 16 Desember 2018

BENGKALIS

Karena Alasan Ini, PN Bengkalis Kembali Tunda Sidang Kasus Sabu 55 kg Dan Ribuan Ekstasi

news24xx


Sidang terdakwa 55 kg sabu dan ribuan ektasi di PN Bengkalis/hari/elpi Sidang terdakwa 55 kg sabu dan ribuan ektasi di PN Bengkalis/hari/elpi

RIAU1.COM - BENGKALIS - Agenda sidang tuntutan kasus kasus 55 kg Sabu dan 46.718 butir Ektasi, yang dijadwalkan, Kamis (06/12/2018) petang tadi kembali batal digelar.

Pengadilan Negeri Bengkalis menunda sidang dengan alasan Jaksa Penuntut Umum (JPU) belum mendapatkan berkas tuntutan dari Kajagung RI di Jakarta.

Sidangan tersebut dipimpin Ketua Majelis Dr Sutarno, didampingi dua hakim anggota Wimmi D. Simarmata dan Anisa Sitawati, menyampaikan bahwa Jaksa Penuntut Umum (JPU) Aci Jaya Saputra SH dan kawan kawan belum siap untuk melanjutkan persidangan dan memohon untuk ditunda karena belum ada berkas tuntutan.

"Jadi peserta sidang sekalian, sidang ditunda selama satu minggu dan kembali dilanjutkan pada Kamis, 13 Desember 2018,"ungkap Ketua Majelis Hakim Dr Sutarno SH, MH diruangan Cakra PN Bengkalis, Kamis 6 Desember 2018.

Diutarakan Sutarno, masa akhir tahanan ke tiga terdakwa pada 25 januari 2019 apabila minggu depan tuntutan di bacakan JPU kita bisa pertimbangkan permintaan kuasa hukum dan persidangan ini harus diputuskan 10 hari sebelum masa tahanan berakhir.

Sebelumnya, Jajaran Polsek Bengkalis menangkap 2 orang diduga jaringan internasional AS (27) dan DP (25) di penyeberangan RoRo Air Putih, Bengkalis. Barang bukti sabu 25 kg dan pil ekstasi 20.800 butir dalam mobil travel, Rabu (25/04/18) pukul 15.00 WIB silam.

Dalam pengembangan, Polisi kembali temukan barang bukti 30 kg sabu dan 25.918 butir ekstasi, dalam rumah di Desa Pasiran, Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis, dengan tersangka RO.***