Sabtu, 21 September 2019

ADVERTORIAL

Pekanbaru Bersiap Menuju Kota Metropolitan dan Ibu Kota Pulau Sumatera di Usia 235 Tahun

news24xx


Wakil Wali Kota Pekanbaru Ayat Cahyadi saat memotong tumpeng usai upacara HUT ke-235 Pekanbaru di Kompleks Perkantoran Tenayan Raya, Senin (24/6/2019). Foto: Surya/Riau1. Wakil Wali Kota Pekanbaru Ayat Cahyadi saat memotong tumpeng usai upacara HUT ke-235 Pekanbaru di Kompleks Perkantoran Tenayan Raya, Senin (24/6/2019). Foto: Surya/Riau1.

RIAU1.COM -HUT Pekanbaru dirayakan setiap 23 Juni. Di usianya yang sekarang, Pekanbaru yang dahulunya hanya sebuah pasar sudah berkembang pesat. Bahkan, Pekanbaru sedang bersiap menuju kota metropolitan dan ibu kota pulau Sumatera. 

Dalam HUT ke-235 di 2019 ini, Pemko Pekanbaru mengemas berbagai acara. Rangkaian HUTke-235 Pekanbaru dimulai pada 21 Juni 2019. Dalam kegiatan ini, Pemko Pekanbaru tak menggunakan dana dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

Sebagai acara pembuka, kegiatan Dragon Boat Festival dimulai pada 21 hingga 23 Juni. Acara terkonsentrasi di Sungai Siak, tepatnya di kawasan Rumah Tuan Kadi, dekat Jembatan Siak III.

Pada 23 Juni pagi, sidang paripurna HUT ke-235 Pekanbaru digelar di DPRD Pekanbaru. Pada 24 Juni, Pemko Pekanbaru menggelar upacara bendera di kompleks perkantoran Tenayan Raya.

Selanjutnya, Festival Kuliner digelar di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Tunjuk Ajar Integritas mulai tanggal 28 Juni sampai 30 Juni. Festival kuliner ini berupa taman kopi. Seluruh barista (peracik kopi) di Pekanbaru membuka lapak dagangannya di taman ini. Pengusaha dari Kopi Aceh juga mau bergabung. 

Agenda kegiatan berikutnya adalah lomba endurance ride (ketahanan berkuda) pada 29-30 Juni. Kegiatan digelar di area Wisata Dakwah Okura, Kelurahan Tebing Tinggi Okura, Kecamatan Rumbai Pesisir.

Pada 30 Juni 2019, Pemko Pekanbaru menggelar Pekanbaru Run dengan jarak 2 Km, 3 Km, dan 5 Km, serta 10 Km.

Lomba lari 2 Km untuk kategori pelajar. Sedangkan lomba lari 3 Km dan 5 Km khusus bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Sedangkan lomba lari jarak 10 Km untuk umum.

Puncak acara pada 30 Juni malam.  Untuk malam puncak, Pemko Pekanbaru bekerja sama dengan pihak transportasi online, Gojek, mendatangkan artis dari Jakarta. 

Namun, inti acara HUT Pekanbaru adalah di hari jadinya pada 23 Juni 2019. Kegiatan diawali dengan ziarah ke makam para Sultan Siak Sri Indrapura yang berlokasi di sebelah Masjid Raya Pekanbaru.

Wakil Wali Kota Pekanbaru Ayat Cahyadi berziarah ke makam para Sultan Siak Sri Indrapura yang berlokasi di samping Masjid Raya, Minggu (23/6/2019).  Ziarah ini sebagai penghormatan kepada para Sultan Siak yang telah mendirikan Pekanbaru.

"Saya sebelum menghadiri rapat paripurna istimewa, dalam rangka HUT ke-235 Pekanbaru, mengajak seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) untuk melakukan ziarah ke makam para pendiri Pekanbaru. Makam ini berada di samping Masjid Raya Pekanbaru," kata Ayat.

Sebagaimana diketahui, Sultan Siak ke IV memindahkan istananya dari Mempura ke Senapelan. Di sini, sebuah pekan (pasar) didirikan. Hanya saja, pasar ini tidak ramai ketika itu. 

"Yang dalam catatan sejarah oleh Imam Suhil yaitu bertepatan pada hari Selasa, pada 23 Juni 1784 atau 21 Rajab 1204 Hijriah," jelas Ayat.

Kemudian, pendirian pasar ini dilanjutkan oleh putera beliau yang bernama Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzam Syah. Ia merupakan Sultan Siak ke-V.

"Mengenang sejarah itu, maka saya mengajak kepada semua para kepala OPD untuk mendoakan para pendiri kota ini. Agar, Allah SWT menerima seluruh amal baik dan mengampuni seluruh kesalahannya," sebut Ayat.

Dalam kompleks makam marhum pekanbaru terdapat makam Sultan Muhammad Abdul Jalil Mu'azamsyah (Marhum Pekan). Ia merupakan sultan ke-V dari Kerajaan Siak Sri Indrapura. 

Kemudian, makam Syaid Syarif Usman Shabuddin (Marhum Barat), makam Tengku Embong Badari'ah (Istri Syaid Usman), makam Sultanna Khodijah (istri Marhum Bukit), makam Sultan Abdul Jalil Alamuddinsyah (Marhum Bukit), dan makam Tengku Pangeran Kesuma Dilaga.

Usai berziarah, Ayat Cahyadi berangkat ke kantor DPRD Pekanbaru. Ia menghadiri sidang paripurna istimewa dalam rangka HUT ke-235 Pekanbaru.

Dalam rapat paripurna itu, Ayat atas nama Wali Kota Pekanbaru Firdaus memaparkan pencapaian Kota Pekanbaru dihadapan. Pihak Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau menceritakan kisah awal terbentuknya Pekanbaru hingga perkembangannya saat ini dari segi adat dan budaya. Sedangkan Gubernur Riau yang diwakili Asisten I Sekretariat Daerah Pemprov Riau Ahmad Syah Harrofie juga mengucapkan selamat ulang tahun bagi Pekanbaru.

Keesokan harinya, Pemko Pekanbaru menggelar upacara HUT ke-235 di Kompleks Perkantoran Tenayan Raya. Upacara ini juga sekaligus merayakan Hari Keluarga Nasional (Harganas). Pemko Pekanbaru juga menggelar donor darah di gedung utama.

Di sela-sela upacara itu, Wakil Wali Kota Pekanbaru Ayat Cahyadi memberikan berbagai penghargaan kepada pihak-pihak yang berprestasi di berbagi bidang, santunan kepada pelajar berprestasi, dan keluarga idaman pilihan. Kegiatan dilanjutkan dengan potong nasi tumpeng. Terakhir, Ayat melepaskan kumpulan balon sebagai bentuk kemeriahan HUT ke-235 Pekanbaru.

Wakil Wali Kota Pekanbaru Ayat Cahyadi usai memimpin upacara HUT ke-235 Pekanbaru di Kompleks Perkantoran Tenayan Raya, Senin (24/6/2019), mengatakan, HUT Pekanbaru diperingati setiap 23 Juni. Tahun ini, HUT Pekanbaru jatuh pada hari Minggu (23/6/2019).

"Hari Minggu itu, kami mengikuti sidang paripurna istimewa di DPRD Pekanbaru. Senin ini hanya upacara," ucapnya.

Pada tahun sebelumnya, peringatan HUT Pekanbaru didahului dengan upacara pagi. Setelah itu, sidang paripurna istimewa digelar.

Namun tahun ini, sidang paripurna istimewa dipisah dengan upacara HUT Pekanbaru. Upacara HUT Pekanbaru pada Senin ini disinergikan dengan Hari Keluarga Nasional (Harganas). 

"Upacara HUT Pekanbaru tahun ini kami gabung juga dengan acara lain. Agar, kami bisa memberikan hadiah kepada para penerima penghargaan," ujar Ayat.

Di usia yang ke-235, Pekanbaru yang berawal dari sebuah pasar berkembang menjadi sebuah kota yang semakin maju. Saat ini, Kota Pekanbaru semakin maju menuju kota metropolitan dengan jumlah penduduk sekitar 1,1 juta jiwa.

Kemajuan itu terlihat dari pusat-pusat perbelanjaan. Penduduk Pekanbaru sangat padat terutama di sembilan kecamatan.

"Dengan kemajuan kota ini, permasalahan sosial seperti gelandangan dan pengemis muncul. Walaupun diperiksa identitasnya, mereka bukan warga Pekanbaru," sebutnya.

Di HUT ke-235 Pekanbaru ini, Ayat mengajak seluruh masyarakat bersinergi dan bersatu padu dalam pembangunan. Sehingga, masyarakat Pekanbaru sejahtera lahir dan batin.





Loading...
DN06 | space iklan baca