Minggu, 20 Oktober 2019

NASIONAL

Aksi 22 Mei yang Ricuh di Kawasan Jakarta Pusat Tersorot Pandangan Internasional

news24xx


Aksi 22 Mei yang berlangsung ricuh. Foto: Detik.com. Aksi 22 Mei yang berlangsung ricuh. Foto: Detik.com.

RIAU1.COM-Aksi 22 Mei yang ricuh di kawasan Jakarta Pusat tersorot oleh pandangan internasional. Hal ini, dibuktikan dengan keluarnya travel advice oleh 4 negara.

Dilansir dari Detik.com, Rabu (22/5/2019) pukul 21:56 WIB, sudah ada 4 negara yang mengeluarkan peringatan kepada warganya yang berada di Indonesia, khususnya Jakarta. Peringatan ini terkait aksi protes masyarakat terhadap pemilihan umum 2019.

Negara Kanada misalnya, mengeluarkan peringatan kelas tinggi atau high degree of caution. Peringatan ini diperbaharui 20 Mei 2019 dan masih berlaku sampai hari ini, 22 Mei 2019.

Kedutaan Amerika Serikat melalui situs resminya juga mengimbau warganya yang berada di Indonesia. Hal ini spesifik mengenai hasil pemilu yang sudah ditetapkan sejak 21 Mei 2019 lalu.



BACA JUGA : Kemehub Umumkan 5 Pesawat Jenis Boeing 737-800 NG yang Digunakan 3 Maskapai Dalam Kondisi Retak

Kedubes AS juga mengimbau warganya untuk menjauhi daerah-daerah tersebut, serta tetap memperbaharui informasi melalui media. Kedubes AS juga melaporkan kepada pihak kedutaan apabila terjadi hal yang tidak diinginkan.

Inggris pun juga mengeluarkan peringatan kepada warganya untuk berhati-hati apabila sedang berada di kawasan Jakarta Pusat. Inggris juga mengimbau bagi warganya yang berada di Sumatera, yang menurutnya berpotensi terjadi hal serupa.

Australia pun juga mengeluarkan hal serupa. Website smarttraveller.com.au, yang dimiliki oleh pemerintah Australia mengimbau warganya untuk menjauhi daerah Jakarta Pusat dan melapor apabila tengah berada dekat lokasi kejadian.



BACA JUGA : Virus Flu Babi Afrika Ancam Ternak di 7 Provinsi di Indonesia, Kementan Lakukan Upaya Pencegahan

Sebelum kejadian ini, pemerintah Australia pun sudah memberikan peringatan tertinggi untik warganya yang hendak atau sedang berada di Indonesia. Beberapa kasus terkait yakni terorisme, bencana alam dan demonstrasi.

Sejumlah negara di atas memberikan arahan kepada warganya untuk menghindari sejumlah titik, khususnya Jakarta Pusat. Setiap warga negara umumnya diimbau untuk selalu melapor kepada pihak kedutaan tentang kondisinya terkini.