Minggu, 21 Juli 2019

KUANTAN-SINGINGI

Pelaku Pembunuhan Nenek YN di Rawang Udang Benai Terungkap, Ini Motifnya

news24xx


Kapolres Kuansing AKBP Muhammad Mustofa, S.Ik. M.Si saat ekspos kasus pembunuhan di Benai/zar/elpi Kapolres Kuansing AKBP Muhammad Mustofa, S.Ik. M.Si saat ekspos kasus pembunuhan di Benai/zar/elpi

RIAU1.COM - TELUK KUANTAN - Masih ingat kasus pembunuhan yang terjadi di areal Bendungan Rawang Udang, Dusun Komang Desa Talontan Benai, Kecamatan Benai pada Sabtu (29/12/2018) lalu. Saat ini Polres Kuansing berhasil mengungkap pelakunya.

Kapolres Kuansing AKBP Muhammad Mustofa, S.Iklan. M.Si, kepada wartawan, Rabu (2/1) memaparkan dari hasil pemeriksaan awal terhadap tersangka AS (21) warga Desa Banjar Benai, sudah mengaku melakukan pembunuhan terhadap korban YN (58) warga Desa Talontam Benai, karena pelaku dikatakan gila.



BACA JUGA : LAMR Kuansing Bakal Beri Gelar Adat kepada Mursini-Halim

"Pelaku tidak terima dengan hinaan tersebut, lalu memukul korban dengan kepalan tangannya sebanyak satu kali dan mengenai pipi korban," ungkap Kapolres kepada wartawan dalam jumpa pers, Rabu (2/1/2019).

Kegiatan ini juga dihadiri para Kabag, Kasat, Kapolsek, Perwira dan jajaran kepolisian di lingkungan Polres Kuansing.

Akibat pukulan tersebut, Korban langsung terjatuh, dan saat terjatuh pelaku mengeluarkan pisau cutter dari pinggangnya, yang kemudian pisau tersebut disayatkan ke leher korban sebanyak satu kali.



BACA JUGA : Bupati Kuansing Tegaskan Setiap RTRW Wajib Didasari KLHS

Pada saat itu korban tidak ada perlawanan, lalu pelaku menyeret korban dengan cara memegang kedua kaki korban, ke dekat saluran irigasi Danau Rawang Udang dan pelaku pulang ke rumah.

Atas perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 338 KUHP, dengan Ancaman hukuman penjara selama-lamanya 15 tahun penjara.***