Senin, 21 Oktober 2019

INTERNASIONAL

Takut Merugi, Google rayu Amerika Untuk Cabut Larangan Huawei

news24xx


Suasana kantor Google Indonesia (Foto: Zar/Riau1.com)  Suasana kantor Google Indonesia (Foto: Zar/Riau1.com)

RIAU1.COM -Perusahaan jasa produk internet raksasa multinasional, Google dilaporkan tengah mencoba melobi pemerintah Amerika Serikat untuk segera mencabut larangan perusahaan teknologi lainnya menjalin hubungan kerja sama dengan Huawei.

Dikutip dari suara.com, Selasa, 11 Juni 2019 pencabutan larangan itu karena Google tidak ingin kehilangan monopoli atas Android dan malah kehilangan market share Android di pasar smartphone.

Apa lagi di di negara China. Jika Huawei benar-benar yakin untuk menggunakan sistem operasi besutannya, dipastikan Android tidak lagi menguasai 86 persen pangsa pasar.


BACA JUGA : Arkeolog Mesir Temukan 30 Peti Mati Kayu Berisi Mumi Utuh



BACA JUGA : Perusahaan Mobil Listrik Tesla Dapat 'Lampu Hijau' untuk Produksi di Cina


Amerika membuat kebijakan larangan itu karena tingkah Huawei yang membuat sistem operasi Android sendiri atau Android hybrid. Aksi ini rentan dari tindak peretesan, termasuk dari serangan virus dan software berbahaya.

Tak hanya smartphone, penggunanya disebut-sebut juga akan terdampak karena tidak dilengkapi dengan pengamanan yang mempuni.