Sabtu, 16 November 2019

HUKUM

Jenazah Sudah Dievakuasi, Briptu Hedar Sempat Disandera dan Ditembaki KKB Papua

news24xx


Kapolda Papua Irjen Pol Rudolf Rodja.  Kapolda Papua Irjen Pol Rudolf Rodja.

RIAU1.COM - Jenazah Briptu Hedar sudah dievakuasi oleh Polda. 

Penyebab kematian Briptu Hedar, anggota Polda Papua yang sempat disandera kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kabupaten Puncak, Papua, Senin (12/8), akibat luka tembak yang dideritanya.

"Memang benar Briptu Hedar meninggal karena ditembak," kata Kapolda Papua Irjen Pol Rudolf Rodja kepada ANTARA di Jayapura, Selasa, 13 Agustus 2019. 



BACA JUGA : Bom Bunuh Diri di Mapolresta Medan, 14 Orang Diamankan Densus 88

 

Kapolda yang mengaku sedang berada di dalam pesawat menuju Timika mengatakan, ada sejumlah luka tembak ditubuh korban.

Jenazah almarhum Briptu Hedar saat ini sudah dievakuasi ke Timika dengan menggunakan pesawat Twin Otter milik Ribut Air.

Tewasnya Briptu Heidar berawal saat korban bersama Bripka Alfonso Wakum, Senin (12/8) sekitar pukul 11.00 WIT dengan mengendarai sepeda motor melintas di sekitar kampung Usir dekat kampung Mudidok.

Saat melintas ada warga yang memanggil nama korban sehingga keduanya berhenti dan korban datang menghampiri warga sipil tersebut, namun tiba-tiba dari dalam semak belukar muncul sekelompok warga yang diduga anggota KKB dengan membawa senjata api lengkap menangkap korban dan membawanya tanpa bisa melakukan perlawanan.



BACA JUGA : Mantan Menag Lukman Hakim Enggan Jelaskan Materi Interogasi oleh KPK

 

Sedangkan rekannya Bripka Wakum melihat insiden tersebut langsung menjatuhkan diri dan bersembunyi, ketika situasi dianggap aman yang bersangkutan langsung menuju ke Polsek Ilaga untuk melaporkan insiden yang mereka alami.

R1/Hee