Jumat, 19 Juli 2019

HUKUM

Warga Minta Aktifitas Pasar Malam Desa Kubang Jaya Ditutup Sebab 'Berbau' Judi

news24xx


Contoh salah satu judi yang ada di Pasar Malam yang menguras uang  Maayarakat (ilusrasi) Contoh salah satu judi yang ada di Pasar Malam yang menguras uang Maayarakat (ilusrasi)

RIAU1.COM -Kampar-Ditengah ekonomi kian sulit disinilah aktifitas judi menjadi idola, kehadiran aktifitas judi tumbuh beragam modus. Mulai  modus dari Pasar Malam yang disela-sela permainan keluarga terselip aktifitas judi.

Diantara judinya seperti pantauan riau1.com  Jumat (05/04/19) malam tadi di Pasar Malam Desa Kubang Jaya, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, bola tangkas, gelang, lempar kaleng.


BACA JUGA : Trauma Bentrok Berdarah, Warga Mekar Jaya Takut Pulang ke Register 45 Mesuji


Bahkan ditambah lagi dengan judi terangan-terangan judi dadu, bola buka tutup dan banyak jenis judi lainya. Dengan harap hadiah, tidak sedikit uang masyarakat ludes di sedot Pasar Malam ini.

Bahkan salah seorang pengawas bernama Rio mengaku aktifitas judi terselubung ini sudah ada ijin dari Polsek Siak Hulu " Ini sudah ada izin," bentak Rio saat wartawan coba mengabadikan momen permainan itu.

Karna mengaku sudah dapat izin dari pihak terkait Rio tidak segan menantang wartawan untuk perang atau berlawanan " Jadi kamu mau perang mengganggu kami, biar saya laporkan pak Atan," bentaknya lagi.

Terkait aktifitas Pasar Malam berbau judi ini, Kapolsek  Siak Hulu Arfin SIK saat diwawancarai riau1.com melalui whatsapnya nampak baru mengetahui hal ini "  Dimana lokasinya ya," jawab Arfin.


BACA JUGA : Wow, Mahkamah Agung Tolak Kasasi Presiden Jokowi


Dan setelah diberitahu aktifitas Judi terselubung ini, Arfin mengucapkan terima kasih infonya " Terima kasih atas infonya, akan kami tindaklanjuti," pungkasnya.

Beberapa warga yang mengunjungi aktifitas Pasar Malam mengaku kehabisan uang mencapai Rp300 ribu, itu habisnya bukan permainan anak-anak jenis bola setan,  Gelang .

" Habis duit kami pak tidak sadar saja, melihat hadiah yang dijanjikan oleh pihak Pasar Malam. Rencana uang buat bayar sekolah Rp200 ribunya," ucap Tia.

Berbeda lagi dengan Fhatih (40)  ia terjebak dipermainam Dadu dibelakang arena. Uang dia habis Rp500 ribu, " Awalnya saya main 10 ribu, tau kalah karena penasaran akan menang saya pertaruhkan semua," ungkapnya.

Bahkan katanya, saat diminta kembalikan uang Rp50 ribu bandar judi itu tidak mau " Habislah semua, kami minta pihak penegak hukum tutup pasar malam ini. Ini semua judi terselubung," ucapnya.

R1/Toni