Minggu, 22 September 2019

BISNIS

Christine Lagarde Resmi Mengundurkan Diri dari IMF, Ini Alasannya

news24xx


Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde.  Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde.

RIAU1.COM - Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde resmi mengundurkan diri dari IMF. 

Setelah namanya masuk sebagai kandidat Presiden Bank Sentral Eropa (ECB), Christine Lagarde resmi mengundurkan dari Dana Moneter Internasional atau IMF.

Dalam pernyataan di laman resmi IMF, Lagarde mengatakan telah bertemu dengan Dewan Eksekutif dan mengajukan pengunduran diri dari IMF yang efektif mulai 12 September 2019.



BACA JUGA : Pemerintah Pastikan Solar Subsidi Habis Oktober 2019

 

"Pelepasan tanggung jawab saya sebagai Direktur Pelaksana yang diumumkan sebelumnya akan tetap berlaku sampai saat itu," kata Lagarde dikutip Rabu (17/7/2019).

Lagarde mengungkapkan bahwa keputusannya ini merupakan konsekuensi dari proses pencalonannya sebagai Presiden ECB. Selain itu, pengunduran diri ini dipilih demi kepentingan IMF, karena akan mempercepat suksesi di lembaga global tersebut.

“Dewan Eksekutif sekarang akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk bergerak maju dengan proses pemilihan Direktur Pelaksana yang baru. David Lipton tetap bertindak sebagai Direktur Pelaksana," jelasnya, seperti dilansir bisnis.com. 

Seperti diketahui, Direktur Pelaksana International Monetary Fund (IMF) Christine Lagarde memiliki peluang besar untuk menjadi wanita pertama yang mengemban tugas pengelolaan kebijakan moneter zona euro.



BACA JUGA : Tak Sesuai Ketentuan, Kemen ATR Sebut Bangunan Properti Bisa Dihancurkan

 

Nama Lagarde resmi masuk ke dalam daftar nominasi calon pengganti Gubernur Bank Sentral Eropa (ECB) Mario Draghi yang akan segera menghabiskan masa jabatan delapan tahunnya pada 31 Oktober 2019.

Para pemimpin Eropa mengalihkan pilihan mereka terhadap mantan pengacara dan mantan menteri keuangan Prancis berusia 63 tahun tersebut, setelah menjalani rapat yang panjang pada Selasa (2/7/2019), di Brussels, yang juga diselingi dengan agenda penyerahan kepemimpinan Komisi Eropa kepada Menteri Pertahanan Jerman Ursula Von Der Leyen.

R1/Hee